Saya telah gagal menjadi seorang sutradara,
kali ini. Proyek yang saya kerjakan tidak mulus seperti proyek yang sebelumnya.
Sedikit memalukan karena saya menggunakan ego saya dalam proyek ini. Pemain –
pemain yang sulit untuk diajak kerja sama dan beberapa kendala lain yang
membuat proyek ini tertunda bahkan tidak jadi untuk dipentaskan.
Pada awalnya saya berusaha bersabar karena
ingin proyek ini berjalan dengan lancar dan bisa dipentaskan, tapi ketua
pelaksana berkata, acara dibatalkan dan Gosh! Waktu yang saya habiskan untuk
membuat naskah dan latihan – latihan dengan pemeran tanpa casting membuat saya
merasa menjadi sutradara yang benar – benar buruk.
Saya lupa sesuatu, roda berputar! Jika
pementasan kemarin berhasil, bukan berarti pementasan hari ini akna berhasil
juga kan. Dengan pemain yang berbeda meski dengan proses yang sedikit sama
tidak akan menentukan keberhasilan suatu pementasan. Saya salah besar!
Setiap pemain memiliki karakter dan cara
mereka sendiri untuk bermain, maka saya hanya harus mengarahkan kemana alur
ceritanya berjalan. Pelajaran yang sangat berharga. Mungkin saya belum pernah
menjadi pemeran utama saat bermain di suatu pementasan, tapi saya adalah
pemeran utama dari pementasan yang Tuhan buat untuk saya.
Mari kita menulis naskah yang lebih bagus dan
mencari pemain – pemain yang berkompeten dan cukup pintar untuk diajak bekerja
sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar