Senin, 16 September 2013

Kegagalan Seorang Sutradara

Saya telah gagal menjadi seorang sutradara, kali ini. Proyek yang saya kerjakan tidak mulus seperti proyek yang sebelumnya. Sedikit memalukan karena saya menggunakan ego saya dalam proyek ini. Pemain – pemain yang sulit untuk diajak kerja sama dan beberapa kendala lain yang membuat proyek ini tertunda bahkan tidak jadi untuk dipentaskan.

Pada awalnya saya berusaha bersabar karena ingin proyek ini berjalan dengan lancar dan bisa dipentaskan, tapi ketua pelaksana berkata, acara dibatalkan dan Gosh! Waktu yang saya habiskan untuk membuat naskah dan latihan – latihan dengan pemeran tanpa casting membuat saya merasa menjadi sutradara yang benar – benar buruk.

Saya lupa sesuatu, roda berputar! Jika pementasan kemarin berhasil, bukan berarti pementasan hari ini akna berhasil juga kan. Dengan pemain yang berbeda meski dengan proses yang sedikit sama tidak akan menentukan keberhasilan suatu pementasan. Saya salah besar!

Setiap pemain memiliki karakter dan cara mereka sendiri untuk bermain, maka saya hanya harus mengarahkan kemana alur ceritanya berjalan. Pelajaran yang sangat berharga. Mungkin saya belum pernah menjadi pemeran utama saat bermain di suatu pementasan, tapi saya adalah pemeran utama dari pementasan yang Tuhan buat untuk saya.

Mari kita menulis naskah yang lebih bagus dan mencari pemain – pemain yang berkompeten dan cukup pintar untuk diajak bekerja sama.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar