Mie instant yang
saya makan mentah ini membawa saya dalam lamunan yang sangat jauh. Dengan niat
mengerjakan tugas essay dan beberapa dateline, saya mengunyah mie ini hingga
tak bersisa. Saya mencoba mengembalikan passion saya dalam menulis yang
beberapa waktu lalu terlupakan karena beberapa hal yang sebenarnya sedikit
membuat waktu saya terbuang.
Saya sadar akan
kemampuan saya yang sangat minim dalam menulis. Bahkan saya hanya mendapat
“good” sekali dalam mata kuliah essay karena grammar saya yang sangat amat
berantakan. Meski merasa bahasa adalah bidang yang tepat bagi saya, saya tidak
bisa berpura – pura bahwa saya amat minim dalam struktur. Saya tak menyukai
teori yang berlebihan, entah kenapa otak saya terkadang sedikit menolak teori –
teori konyol itu.
Ok, kembali ke
Saturday night yang saya habiskan dengan bernyanyi keras – keras sambil
menikmati mie mentah dan menulis sesuatu di dalam kamar yang... yaaa penting ga
penting sih, ini saya lakukan karena hanya ini yang bisa saya lakukan. Sedikit
rancu tapi yasudahlah! Saya hanya sedang ingin melakukan hal bodoh ini dan
menikmati malam ini dengan semua pemikiran – pemikiran konyol yang satu persatu
muncul di kepala yang kata orang aneh ini karena bentuknya sedikit segitiga!
Lupakan aSHITment2
yang harus segera saya kerjakan itu, lupakan semua masalah2 yang harus saya
selesaikan itu, bahkan kalau bisa, saya ingin melupakan siapa saya malam ini.
Tidak akan ada yang melarang saya bukan? Just let me... melakukan apa yang
benar – benar kit ainginkan itu memang menyenangkan meski sesaat. saya sudah
tidak membutuhkan sesuatu yang sesaat sekarang, saya ingin sesuatu yang waktuya
berjangka panjang karena saya sudah lelah bermain – main. Sekarang sudah bukan
saatnya saya menyanyikan lagu teenage dream katy perry lagi, saya sudah bukan
orang berumur belasan tahun lagi. Ini serius, benar – benar serius. Sulit untuk
bisa menjadi orang yang tidak manja, bagi saya.
Saya harus memilah
apa yang benar – benar saya butuhkan, bukan inginkan karena coldplay bilang
dalam fix you kalau apa yang kamu inginkan belum tetntu yang kamu butuhkan. Itu
akan useless dan membuang – buang waktu ketika kamu tidak tahu harus diapakan
sesuatu yang kamu sudah dapatkan tetapi tidak kamu butuhkan.
Mari memejamkan
mata ketika orang lain sedang bersenang – senang diluar sana. Badan ini sudah
lelah dan segera ingin di istirahatkan. Bantal kasur dan selimut itu sudah
memanggil – manggil saya untuk segera menyandarkan semua kelelahan saya. Alam
mimpi telah menunggu untuk menghampiri otak yang akan segera beristirahat ini.
Mari nikmati malam
ini dengan bermimpi indah. Semoga peri -
peri itu tidak lupa untuk menaburi malam saya dengan taburan bintang –
bintang dan taburan bunga berwarna – warni. Ayo hentikan jari ini dan segera
berdoa untuk hari – hari yang akan menyenangkan. Mari mulai berdoa seperti anak
petani “Besok dan seterusnya akan menjadi hari yang menyenangkan dan keajaiban
akan terjadi, Amien!”
Sudah lama kita tak
membicarakan si anak petani dengan semua diorama – dioramanya. Anak petani
sedang sekarat sekarang. Karakter ini akan segera dibunuh sang sutradara yang
sudah kesal dengan semua keterjebakannya pada masa lalu. Sutradara hanya ingin
anak petani mati dan segera bereinkarnasi menjadi manusia yang benar – benar
baru.
Anak petani
sepertinya akan mati sebentar lagi karena dia tak kunjung bertemu dengan
keajaiban yang selalu dia harapkan setiap malam. Jika dia benar – benar akan
mati, mari kita ucapkan selamat tinggal, semoga reinkarnasi dari anak petani
akan bertemu dengan keajaibannya sesegera mungkin sesaat dia dilahirkan kembali
menjadi manusia yang baru. Bukan sebagai anak petani yang terjebak dalam masa
lalu yang tak pernah bisa dia lupakan, itu sangat mengesalkan bagi si anak
petani. Biarkan dia menikmati rasa sekaratnya sekarang. Tunggu hingga dia mati
dan kita akan memakamkannya dengan layak dan penuh penghormatan.