Minggu, 21 April 2013

Writing


Mie instant yang saya makan mentah ini membawa saya dalam lamunan yang sangat jauh. Dengan niat mengerjakan tugas essay dan beberapa dateline, saya mengunyah mie ini hingga tak bersisa. Saya mencoba mengembalikan passion saya dalam menulis yang beberapa waktu lalu terlupakan karena beberapa hal yang sebenarnya sedikit membuat waktu saya terbuang.

Saya sadar akan kemampuan saya yang sangat minim dalam menulis. Bahkan saya hanya mendapat “good” sekali dalam mata kuliah essay karena grammar saya yang sangat amat berantakan. Meski merasa bahasa adalah bidang yang tepat bagi saya, saya tidak bisa berpura – pura bahwa saya amat minim dalam struktur. Saya tak menyukai teori yang berlebihan, entah kenapa otak saya terkadang sedikit menolak teori – teori konyol itu.

Ok, kembali ke Saturday night yang saya habiskan dengan bernyanyi keras – keras sambil menikmati mie mentah dan menulis sesuatu di dalam kamar yang... yaaa penting ga penting sih, ini saya lakukan karena hanya ini yang bisa saya lakukan. Sedikit rancu tapi yasudahlah! Saya hanya sedang ingin melakukan hal bodoh ini dan menikmati malam ini dengan semua pemikiran – pemikiran konyol yang satu persatu muncul di kepala yang kata orang aneh ini karena bentuknya sedikit segitiga!

Lupakan aSHITment2 yang harus segera saya kerjakan itu, lupakan semua masalah2 yang harus saya selesaikan itu, bahkan kalau bisa, saya ingin melupakan siapa saya malam ini. Tidak akan ada yang melarang saya bukan? Just let me... melakukan apa yang benar – benar kit ainginkan itu memang menyenangkan meski sesaat. saya sudah tidak membutuhkan sesuatu yang sesaat sekarang, saya ingin sesuatu yang waktuya berjangka panjang karena saya sudah lelah bermain – main. Sekarang sudah bukan saatnya saya menyanyikan lagu teenage dream katy perry lagi, saya sudah bukan orang berumur belasan tahun lagi. Ini serius, benar – benar serius. Sulit untuk bisa menjadi orang yang tidak manja, bagi saya.

Saya harus memilah apa yang benar – benar saya butuhkan, bukan inginkan karena coldplay bilang dalam fix you kalau apa yang kamu inginkan belum tetntu yang kamu butuhkan. Itu akan useless dan membuang – buang waktu ketika kamu tidak tahu harus diapakan sesuatu yang kamu sudah dapatkan tetapi tidak kamu butuhkan.

Mari memejamkan mata ketika orang lain sedang bersenang – senang diluar sana. Badan ini sudah lelah dan segera ingin di istirahatkan. Bantal kasur dan selimut itu sudah memanggil – manggil saya untuk segera menyandarkan semua kelelahan saya. Alam mimpi telah menunggu untuk menghampiri otak yang akan segera beristirahat ini.

Mari nikmati malam ini dengan bermimpi indah. Semoga peri -  peri itu tidak lupa untuk menaburi malam saya dengan taburan bintang – bintang dan taburan bunga berwarna – warni. Ayo hentikan jari ini dan segera berdoa untuk hari – hari yang akan menyenangkan. Mari mulai berdoa seperti anak petani “Besok dan seterusnya akan menjadi hari yang menyenangkan dan keajaiban akan terjadi, Amien!”

Sudah lama kita tak membicarakan si anak petani dengan semua diorama – dioramanya. Anak petani sedang sekarat sekarang. Karakter ini akan segera dibunuh sang sutradara yang sudah kesal dengan semua keterjebakannya pada masa lalu. Sutradara hanya ingin anak petani mati dan segera bereinkarnasi menjadi manusia yang benar – benar baru.

Anak petani sepertinya akan mati sebentar lagi karena dia tak kunjung bertemu dengan keajaiban yang selalu dia harapkan setiap malam. Jika dia benar – benar akan mati, mari kita ucapkan selamat tinggal, semoga reinkarnasi dari anak petani akan bertemu dengan keajaibannya sesegera mungkin sesaat dia dilahirkan kembali menjadi manusia yang baru. Bukan sebagai anak petani yang terjebak dalam masa lalu yang tak pernah bisa dia lupakan, itu sangat mengesalkan bagi si anak petani. Biarkan dia menikmati rasa sekaratnya sekarang. Tunggu hingga dia mati dan kita akan memakamkannya dengan layak dan penuh penghormatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar