Sabtu, 05 Maret 2016

Sisa Patah Hati

Karena semua barang-barang ini yang membuat semuanya tampak menyakitkan.

Mari kita kubur semua yang menyakitkan ini. Mari kita bunuh beberapa burung dan beberapa bintang berwarna ini. Semua ini hanya membuat semua terasa tidak nyata. Barang-barang ini yang membuat kita terhanyut dalam mimpi indah. Aku akan memberitahu dunia jika semua ini tidak benar. Semua ilusi dan impian anak-anak hanyalah omong kosong semata.

Semua cerita cinta dan semua cerita tentang hidup itu indah, semuanya hanya ilusi dan impian setiap orang yang sama sekali jauh dari kenyataan. Seseorang berkata “orang yang memilih pergi dulunya pasti pernah bertahan sekuat hati. Intinya, orang yang memilih angkat tangan dan menyerah dulunya pernah memperjuangkan namun tak dihargai”. 

H-29

Masih tak ada tanda-tanda dia datang. Sejauh ini masih seperti ini dan aku bersyukur untuk hari ini dan hari-hari lainnya karena Tuhan telah mengirimkan ku malaikat tak bersayap yang bisa melakukan apapun dengan kedua tangannya. Dia wanita paling hebat sejagad raya.

Bagi mereka yang ingin mencintaiku, harus mencintai wanita hebat itu terlebih dahulu. Karena dia bukan hanya segalanya tapi, segala-galanya yang ada di muka bumi ini. aku tidak me-Tuhan-kan nya, hanya saja, Tuhan sangat menyayangiku sehingga Dia kirimkan malaikat tersebut kepadaku.

Aku tak akan pernah bisa mengungkapkan perasaan ini kepadanya. Karena terlalu... aneh. Biarkan perasaan ini aku sampaikan dengan caraku sendiri . karena aku tau, malaikat cerewet itu selalu tau apa yang aku rasakan dan apa yang aku pikirkan.

Semoga besok, dia yang lain datang dan segera memperlihatkan batang hidungnya karena aku sangat merindukannya. Siapapun dia, aku yakin Tuhan tau siapa yang terbaik dan mendekati sempurna untuk menemani dan menjaga hidupku kelak. 

Tolong Tuhan

I know this day will come. The day when he change the picture. Finally, this day is coming....

I’m glad and crying a bit, but it doesn’t matter. It clear me off.
Meski bukan yang pertama tetapi rasanya masih sakit seperti biasa, bahkan lebih sakit. Aku dengar, menulis dapat mengobati patah hati. Baiklah, aku akan menulis lagi mulai dari sekarang tapi aku tak akan memaksakan otakku untuk berpikir keras tentang hal apa yang harus aku tulis setiap harinya.

Aku sedih, sampai aku tidak bisa mengeluarkan air mataku untuk hal sedih ini. Aku tidak tau tapi aku ingin menangis karena sedih tapi tidak bisa. Harus aku beritahu siapa sedih ini? Bodoh!!! Kau punya Tuhan dan masih bilang kau kesepian? BODOH!

Aku tak ingin membuat keadaan menjadi hiperbol  tapi, aku tak ingin juga memandang semuanya secara biasa saja. Apa yang membuatku sedih kali ini bukan hanya tentang patah hatiku atau perasaan idiot selama 3 tahun ini tapi semua orang ternyata tak sebahagia kelihatannya. Mereka menderita menahan rasa sakit sembari tersenyum. Menyedihkan bukan?

Yah, mereka. Orang-orang disekitarku hanya berpura-pura bahagia. Fana, fatamorgana. Dunia nampak indah tapi.... menyedihkan. Kasihan sekali mereka. Kasihan sekali aku. Tuhan, tolong jangan tenggelamkan aku dalam dunia fana ini.