I know this day
will come. The day when he change the picture. Finally, this day is coming....
I’m glad and
crying a bit, but it doesn’t matter. It clear me off.
Meski bukan yang
pertama tetapi rasanya masih sakit seperti biasa, bahkan lebih sakit. Aku
dengar, menulis dapat mengobati patah hati. Baiklah, aku akan menulis lagi
mulai dari sekarang tapi aku tak akan memaksakan otakku untuk berpikir keras tentang
hal apa yang harus aku tulis setiap harinya.
Aku sedih, sampai
aku tidak bisa mengeluarkan air mataku untuk hal sedih ini. Aku tidak tau tapi
aku ingin menangis karena sedih tapi tidak bisa. Harus aku beritahu siapa sedih
ini? Bodoh!!! Kau punya Tuhan dan masih bilang kau kesepian? BODOH!
Aku tak ingin
membuat keadaan menjadi hiperbol tapi,
aku tak ingin juga memandang semuanya secara biasa saja. Apa yang membuatku
sedih kali ini bukan hanya tentang patah hatiku atau perasaan idiot selama 3
tahun ini tapi semua orang ternyata tak sebahagia kelihatannya. Mereka
menderita menahan rasa sakit sembari tersenyum. Menyedihkan bukan?
Yah, mereka.
Orang-orang disekitarku hanya berpura-pura bahagia. Fana, fatamorgana. Dunia
nampak indah tapi.... menyedihkan. Kasihan sekali mereka. Kasihan sekali aku.
Tuhan, tolong jangan tenggelamkan aku dalam dunia fana ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar