I love you but it’s not so easy, To make you here with me
ga segampang keliatannya emang nyatain prasaan kita sama seseorang yang jelas jelas kita tau kalo dia emang bisa kita percaya.
I wanna touch and hold you forever, But you’re still in my dream
kenapa masih aja di mimpi? soalnya orangnya bego!!! udah tau ada yang sayang sama dia, tapi masih aja ga mau ngomong kalo dia juga punya perasaan yang sama.
And I can’t stand to wait your love is coming to my life, But I still have a time to break a silence
uda tau ada yang nunggu, masih aja diem... mau nunggu nyampe kapan?!
When you love someone just be brave to say, That you want him to be with you
jadi intinya, kalo kamu mau tu orang tetep stay... ya ngomong! jangan diem aja. percuma kalo ga ngomong, mau nunggu nyampe bumi tabrakan sama matahari heyy?? wake up makanya, takut aja di duluin.
When you hold your love don’t ever let him go, Or you will loose your chance to make your dream come true
nah,, abis di pegang jangan sampe dah tu dilepasin.. seseorang yang tolol itu pernah berkata "pertahanin apa yang udah kamu punya!". "Oke, I'll try my best!"
Don’t ever give up, just try and try to get what you want, Cause love will find the way
seperti kata pepatah yang sangat klasik sekali, "dimana ada kemauan di stu ada jalan"
sama kaya cinta, pasti ada jalan sebuntu buntunya tu jalan.
it's just to fill my suck night when everybody close their eyes... hha
Senin, 31 Desember 2012
Dua Orang Ngangenin
Lucu emang kalo lagi bareng bareng sama ni anak dua.
Yang satu objek bully, yang satu temen ngebully. hhahaha miannataa tend, bukan maksud.
Ya, temen gila saya yang bernama Tenny Lies dan Arti Permata Hati.
Tenni, mahasiswa jepang yang emang suka pisan sama jejepangan dari baheula. saya kenal yang namanya Korea koreaan pun ya dari ni anak. di mulai dengan dikenalkannya saya dengan boyband yang ngetop abis laaa... Super Junior!!! hhaha jaman alay itu. nyampe poster2 mereka tertempel menuhin kamar saya. hhaduhhh!!! labillll.
Selain meracuni saya dengan asian people itu, tenni juga banyak ngajarin saya tentang hal hal yang awalnya saya ga ngerti jadi ngerti, *positif loo ini, hhaha.
Lain tenni lain juga Arti, ni cewek pas waktu SMA ga pernah pisan sisiran kalo ke sekolah, kaga tau dah apa yang dia pikirin. tapi pernah tuh satu waktu dia jadi rajin sisiran ke sekolah, setelah di telusur TERNYATA... dia ngeceng guru seni baru yang pada waktu itu ngajar seni dikelas kita. wahh... parah tu kan tu anak, ngeceng guru yang jelas jelas udinese punya monyet alias cewe dirumahnya. tapi itulah Arti, cuek, gila, dan gila... hahha...
Merekalah yang selalu nemenin saya selama 3 tahun di SMA. sekarang juga kalo kita punya waktu yaaa kaya skarang tahun baruan di rumahnya Tenni, kita ngumpul2 trus gosip sambil ketawa ketiwi ngalor ngidul lepasin kangen. beda kampus ga bikin kita lost contact dong, yaa untungnya kampus kita masih di sekitaran Bandung - Cimahi, hhaaa!
Kebiasaan yang masih kita lakuin yaitu, dateng ke rumah salah satu dari kita yang lagi ulang tahun. yaa meski ga bawa kue atau kado seengganya kita bisa ngeliat langsung wajah salah satu dari kita yang lagi berbahagia atau mungkin galau di hari ulang tahun kita. *alhamdullilahnya kaga pernah tu galau di hari ulang tahun..
itulah sepenggal cerita tentang orang-orang konyol yang ngangenin buat saya...
Yang satu objek bully, yang satu temen ngebully. hhahaha miannataa tend, bukan maksud.
Ya, temen gila saya yang bernama Tenny Lies dan Arti Permata Hati.
Tenni, mahasiswa jepang yang emang suka pisan sama jejepangan dari baheula. saya kenal yang namanya Korea koreaan pun ya dari ni anak. di mulai dengan dikenalkannya saya dengan boyband yang ngetop abis laaa... Super Junior!!! hhaha jaman alay itu. nyampe poster2 mereka tertempel menuhin kamar saya. hhaduhhh!!! labillll.
Selain meracuni saya dengan asian people itu, tenni juga banyak ngajarin saya tentang hal hal yang awalnya saya ga ngerti jadi ngerti, *positif loo ini, hhaha.
Lain tenni lain juga Arti, ni cewek pas waktu SMA ga pernah pisan sisiran kalo ke sekolah, kaga tau dah apa yang dia pikirin. tapi pernah tuh satu waktu dia jadi rajin sisiran ke sekolah, setelah di telusur TERNYATA... dia ngeceng guru seni baru yang pada waktu itu ngajar seni dikelas kita. wahh... parah tu kan tu anak, ngeceng guru yang jelas jelas udinese punya monyet alias cewe dirumahnya. tapi itulah Arti, cuek, gila, dan gila... hahha...
Merekalah yang selalu nemenin saya selama 3 tahun di SMA. sekarang juga kalo kita punya waktu yaaa kaya skarang tahun baruan di rumahnya Tenni, kita ngumpul2 trus gosip sambil ketawa ketiwi ngalor ngidul lepasin kangen. beda kampus ga bikin kita lost contact dong, yaa untungnya kampus kita masih di sekitaran Bandung - Cimahi, hhaaa!
Kebiasaan yang masih kita lakuin yaitu, dateng ke rumah salah satu dari kita yang lagi ulang tahun. yaa meski ga bawa kue atau kado seengganya kita bisa ngeliat langsung wajah salah satu dari kita yang lagi berbahagia atau mungkin galau di hari ulang tahun kita. *alhamdullilahnya kaga pernah tu galau di hari ulang tahun..
itulah sepenggal cerita tentang orang-orang konyol yang ngangenin buat saya...
Tirai dibuka dan Lampu dinyalakan
Oke,, mari kita bicarakan tentang bab baru yang telah kita
bahas sebelumnya.
Anak petani Bab sekian.
Tirai telah dibuka, lampu telah dinyalakan, dan apa yang
terjadi? Makhluk bodoh bernama keledai alias si tengil telah berhasil mendapat
peran dalam pertunjukan yang akan segera dimulai ini. Dia berhasil memenangkan hati sang
sutradara, aktingnya memang sangat jelek, tapi dia BERHASIL.
Gemerlap kembang api disekeliling rumah miss psiko
memeriahkan malam pergantian tahun. Tak lupa miss screaming pun ikut hadir
meramaikan kegaduhan dari semua api api yang bersinar di udara. Tertawa bersama,
rasanya sudah lama sekali mereka bertiga tidak tertawa lepas menertawakan
sesuatu yang hanya dimengerti oleh mereka bertiga. Miss screaming sama sekali
tidak berubah, begitu pula miss psiko. Malam yang dingin tapi terasa begitu
hangat. Semuanya Nampak sama, cerita persahabatan yang mereka tidak sebut itu
persahabatan. Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di periode baru ini,
mereka semua hanya dapat berharap happy ending dari semua diorama diorama
konyol yang akan dibuat oleh masing- masing tokoh dan sutradara.
Anehnya, saat tertawa lepas menertawakan sesuatu yang
sebenarnya tidak terlalu lucu di tengah keramaian api api yang terbang di
udara, anak petani teringat janjinya yang tidak dapat ia tepati terhadap si
keledai tengil yang sekarang tidak tahu dimana keberadaannya. Lucunya lagi,
keberanian anak petani mengambil keputusan yang tiba tiba saja terpintas saat
memandangi api api yang pecah di langit yang cukup dingin. Ketololan yang
dibuat keledai tengil setiap hari sedikit sedikit telah mengubah pola pikir
anak petani yang selalu berpikiran sempit. Anak petani memang mengaku pandai
mengungkapkan apa yang ia rasakan, tapi ia tak cukup pintar untuk mengatakan “ya,
saya menyayangi anda!” atau “ya, saya merindukan anda!”. Tapi sesungguhnya,
anak petani ingin sekali mengatakan hal-hal konyol itu, mengatakan tanpa ada
perasaan lain yang sedikit mengganggu hati anak petani.
"Terima Kasih Keledai Tengil, ini memang bodoh dan konyol, tapi anda telah berhasil..." anak petani bergumam sembari menyaksikan keramaian langit yang malam ini bersuara menyanyikan kegembiraan periode baru.
Rabu, 12 Desember 2012
Diorama Baru
Ending apa yang akan terjadi dalam Diorama baru anak petani kali ini?
Diorama ini belum memasuki cerita yang menarik kemarin kemarin karena pemeran pendukung belum memasuki panggung dan masih mencari cari dimana kostumnya berada.
pemain yang lainpun sedang sibuk dengan make up-nya.
Lampu panggung pun masih belum juga dinyalakan. Sutradara masih menyuruh seseorang mengepel dan membersihkan lantai panggung karena sang sutradara takut ketika pertunjukan berlangsung, pemainnya akan terjatuh atau terganggu oleh lantai yang kotor dan tidak rapi.
Sang sutradara berharap, pertunjukan ini akan berjalan lancar sesuai naskah. Tapi berbeda dengan para pemainnya, mereka akan berusaha sekeras mungkin untuk ber-improvisasi di atas panggung.
Naskah? atau tanpa naskah?
Lebih jelasnya, mari kita tunggu sang sutradara memerintahkan seseorang membuka layar dan menyalakan lampu panggung, serta para pemain yang sudah bersiap di belakang layar yang akan segera dibuka.
Diorama ini belum memasuki cerita yang menarik kemarin kemarin karena pemeran pendukung belum memasuki panggung dan masih mencari cari dimana kostumnya berada.
pemain yang lainpun sedang sibuk dengan make up-nya.
Lampu panggung pun masih belum juga dinyalakan. Sutradara masih menyuruh seseorang mengepel dan membersihkan lantai panggung karena sang sutradara takut ketika pertunjukan berlangsung, pemainnya akan terjatuh atau terganggu oleh lantai yang kotor dan tidak rapi.
Sang sutradara berharap, pertunjukan ini akan berjalan lancar sesuai naskah. Tapi berbeda dengan para pemainnya, mereka akan berusaha sekeras mungkin untuk ber-improvisasi di atas panggung.
Naskah? atau tanpa naskah?
Lebih jelasnya, mari kita tunggu sang sutradara memerintahkan seseorang membuka layar dan menyalakan lampu panggung, serta para pemain yang sudah bersiap di belakang layar yang akan segera dibuka.
Langganan:
Postingan (Atom)