Minggu, 28 Juli 2013

Letting loose


Letting loose

When you do everything but it can’t change what should you do... letting loose, and take a stance as always. Pretending? No, it’s not pretending, it’s just a habit. ‘Keep smiling yet crying endlessly’, favorite sentence. No, it’s not sentence!

What exactly are you looking for? That is a question for me. I exactly don’t know what I’m looking for from this. What is the best decision? I do not know yet, but I will know it soon. Give me a sign, more signs so I can make a decision because it sucks to be here now. It’s not a complaint but I guess, I can’t do this without a decision.

World is huge, I can’t enjoy it with by myself. I want to share it. 

Rabu, 24 Juli 2013

Dance In The Rain



Mad. Crazy, it’s very crazy. But everything  is always ending by one word, ‘sorry’. There is no day without Mad song every month. Seven months is not a shortly time especially for me. Although there are many desires to play in the middle but there is something that is always reminding me to not play the same games like usually. Especially for now, the frequency of ‘sorry’ is tauter when I am straight to demand difficult things, which is very hard for me to get.

I never know what are you doing every time, that I know just one, I am cherishing for you. For all, everything you do, everything that makes me stunned or everything that makes me have a willing to try new games.  

Yesterday, i stood alone under the rain with my umbrella
Today, I share my umbrella with you
Moreover, tomorrow, I never know
You make me to choose this way. I choose it because I want to try and learn this things. I want to know who you are and what is all about. That night, you gave me something that made me felt something new.

Now, I just want to know what is all about. if I am worth for you, just give me something that can make me believe it.  
The last, Let's Dance In The Rain...


Selasa, 16 Juli 2013

Turning Point


Turning point atau titik balik kehidupan seseorang adalah moment dimana dia merasakan sesuatu terjadi dihidupnya. Dia merasakan harus mengubah sesuatu dari dirinya dan lahir kembal menjadi manusia yang  baru. Meski bukan manusia baru, seseorang yang sudah mengalami titik balik dalam hidupnya akan belajar bagaimana dia menjalani hidup yang baru dan menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran yang sangat penting dlam hidupnya.

Hari ini kembali tulisan saya dinilai tidak pantas dan yaaa, kasarnya jelek. Hal itu amat sangat menyakitkan bukan? Terakhir, tulisan saya dinilai sebagai sampah yang tidak pantas untuk di baca semua orang. Keren, kritik yang sangat membangun. Tapi proses itu benar – benar menyakitkan dan panjang. Pernah seseorang berkata, “yang terpenting itu proses bukan hasil” ya, proses mempengaruhi hasil bukan? Dan bagaimana seseorang bisa mengabaikan hasil daripada proses? Ok, dari proses kita bisa mendapat banyak sekali pelajaran, tetapi saat mendapatkan hasil, hanya dua kemungkinan yang mungkin akan kita dapatkan, menyesal dan puas.

Mungkin menulis bukan bidang saya, tidak tidak tidak! Saya suka menulis. Tapi untuk menulis sesuatu itu bukan lah hal sulit jika kita menulis apa yang kita suka. Jika menulis sesuatu dengan terpaksa, mungkin akan lain ceritanya. Saya tidak menyalahkan siapapun atas hal ini, ini asli kesalahan saya yang sangat amatir. Saya penulis amatir yang berusaha sebisa mungkin untuk menulis sesuatu yang berguna bagi siapapun yang membacanya.

Baik, jadikan hari ini sebagai hari pengganti dimana kelas diperkuliahan ditiadakan untuk sementara. Kerja Praktek, cukup menyenangkan karena banyak sekali yang bisa saya dapatkan. Klasik bukan?! Hhah, bahkan saya hanya ingin berbagi cerita dengan keyboard ini. Karena lebih baik diam daripada bersuara tetapi tak dimengerti. Ya, saya menikmati ini. Menikmati dunia dimana hanya saya yang mengerti. Maaf, tapi ini bukan keluhan. Saya hanya ingin bercerita. Saya hanya ingin belajar. Saya hanya ingin mengerti dan paham bagaimana caranya kita menyampaikan pesan dengan tepat kepada orang lain. Memilah kata – kata yang tepat untuk menyampaikan pesan itu ternyata tidak segampang yang saya pikir.
Belajar, tersenyum dan nikmati.

Terima kasih banyak! Mungkin belum sekarang tetapi suatu saat saya akan menemukan Turning Point saya.   

Minggu, 07 Juli 2013

Jun 30


Bosan, Dan tidak ada hal yang dapat saya lakukan selain menulis untuk membunuh waktu. Meski mungkin menulis bukan salah satu keahlian saya, tapi saya senang melakukannya. Jenuh dengan semua yang saya lakukan. Benar – benar menyebalkan! Hujanpun turun seakan tau bahwa nona ini sedang kesepian. Hujan mungkin datang untuk menemani Nona yang sedari tadi bingung ingin mencari cara untuk membunuh waktu.

Apa ini memang harus benar – benar diakhiri? Nona hanya gerah dengan semua kekonyolan ini. Ayolah! Kenapa jarum jam itu lama sekali. Maaf matahari, kemarin Nona ingin sekali melihat sinarmu yang mungkin bisa membuat Nona sedikit tersenyum tapi kau benar – benar menghilang siang ini.

Haaaaaaaaaaaahhhh MENYEBALKAN!! I HATE THIS WEEKEND!!!!!

‘hei nona, kenapa kau selalu marah?’ tanya seseorang. Nona masih tidak bergeming dari duduknya dan tidak ia jawab pertanyaan yang diarahkan padanya. ‘bisakah kau tersenyum sedikit untuk menarik otot – otot mukamu agar kau terlihat lebih ceria?’. Nona masih diam, dia terhanyut dalam khayalannya yang belum juga usai. Dilihatnya wajah itu dengan seksama, dia hanya melihat kemarahan, kebosanan, dan harapan.

Harapan agar orang yang sedang ia lihat untuk menjadi orang yang lebih baik. Dia tidak ingin mati dalam kejenuhan dan kemarahan yang tak pernah hilang dari hidupnya. 

Pecun!!!


Ya, anda benar, dan saya salah. Semua yang saya lakukan memang selalu salah. Semua yang saya pikirkan memang tak pernah ada yang benar. Saya memang menolak untuk menjadi dewasa. Menyedihkan bukan? Terpuruk terpuruk dan terus merasa terpuruk.

Kaya pecun yah, dipake trus yaudah! Jalang sekali hidup saya. Ga ada rasa ingin berubah gitu? Saat ini ga ada, saya hanya ingin menikmati kepecunan saya sekarang. Dibenci, di olok – olok, dihina, dibedakan, dicibir, direndahkan, di injak, karena semua kejalangan, kegoblokan dan ketololan saya.

Terimakasih, terimakasih banyak karena sudah semakin menyadarkan saya bahwa saya memang berada diposisi buruk diatas. Anda akan selalu menang kok, tenang! Saya tidak akan membuat anda kalah, mana mungkin orang rendahan, tolol dan dungu seperti saya menang melawan anda yang selalu benar. 

Tapi yang harus anda tahu, saya menyayangi anda!

Jumat, 05 Juli 2013

Tolol..


Tidak begitu mengejutkan, semester 4 ini nilai ipk saya turu 0.02. Apa ini karena saya yang tidak bisa fokus terhadap sesuatu? Laki –laki. Ya, alasan yang konyol memang. Saya jadi teringat Tomi, teman SMP saya dulu. Pendek dan sederhana, itulah dia (maaf bila sedikit menyinggung). Beberapa hari menjelang Ujian Nasional Tomi meminta ijin untuk jadian sama saya. Sedikit trippy karena saya selalu menerima orang yang menyatakan perasaannya kepada saya tanpa berpikir terlebih dahulu. Tapi wajarlah bila saat SMP saya sering sekali melakukan hal – hal konyol semacam itu. Dan seminggu setelah saya menerima Tomi sebagai... ya anak SMP bilang itu pacar, saya memutuskan Tomi dengan alasan yang mungkin sangat konyol bagi orang dewasa (mungkin) yaitu dengan alasan saya ingin belajar untuk menghadapi Ujian Nasional dan tidak mau ada yang mengganggu. Cukup konyol bukan?

Dalam hubungan keterbukaan, kejujuran, dan komunikasi itu memang salah satu elemen yang cukup penting bagi setiap pasangan. Akan tetapi banyak orang juga yang bilang bahwa terkadang kejujuran dan keterbukaan akan membawa malapetaka. Bagi sebagian orang juga mengatakan itu lebih gampang daripada melakukan, mtetapi ada sebagian hal juga yang lebih gampang dilakukan daripada dikatakan.

Untuk saling mengerti juga dibutuhkan sesuatu seperti chemistry atau perasaan saling menghargai satu sama lain. Contohnya seperti “saya menyayangi anda, dan saya sangat takut kehilangan anda” kalimat tersebut mungkin sulit dikatakan bagi sebagian orang dan mereka hanya bisa mengungkapkannya dengan cara lain seperti marah, cuek, ketus, atau mungkin benci. Oarnag – oarng seperti itu bukan bodoh, mereka mungkin tidak tau cara yang tepat untuk mengungkapkannya dengan benar. Atau mungkin juga mereka mempunyai caranya sendiri untuk mengungkapkan perasaannya.

Saya, anda, dan mereka, kita mempunyai cara kita masing - masing untuk menyayangi orang yang kita kasihi.  Sabar, berdoa, dan berusahalah untuk selalu belajar dari apapun. Semua cerita pasti mempunyai ending, setiap makhluk yang hidup pasti akan mati. Teresenyum dan syukuri. Sadarilah, masih banyak orang yang mengasihi kita diluar sana dengan hati mreka yang tulus. Saya, anda, dan mereka. Hidup dan mati.