Turning point atau titik balik kehidupan
seseorang adalah moment dimana dia merasakan sesuatu terjadi dihidupnya. Dia
merasakan harus mengubah sesuatu dari dirinya dan lahir kembal menjadi manusia
yang baru. Meski bukan manusia baru, seseorang
yang sudah mengalami titik balik dalam hidupnya akan belajar bagaimana dia
menjalani hidup yang baru dan menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran yang
sangat penting dlam hidupnya.
Hari ini kembali tulisan saya dinilai tidak
pantas dan yaaa, kasarnya jelek. Hal itu amat sangat menyakitkan bukan?
Terakhir, tulisan saya dinilai sebagai sampah yang tidak pantas untuk di baca
semua orang. Keren, kritik yang sangat membangun. Tapi proses itu benar – benar
menyakitkan dan panjang. Pernah seseorang berkata, “yang terpenting itu proses
bukan hasil” ya, proses mempengaruhi hasil bukan? Dan bagaimana seseorang bisa
mengabaikan hasil daripada proses? Ok, dari proses kita bisa mendapat banyak
sekali pelajaran, tetapi saat mendapatkan hasil, hanya dua kemungkinan yang
mungkin akan kita dapatkan, menyesal dan puas.
Mungkin menulis bukan bidang saya, tidak
tidak tidak! Saya suka menulis. Tapi untuk menulis sesuatu itu bukan lah hal
sulit jika kita menulis apa yang kita suka. Jika menulis sesuatu dengan
terpaksa, mungkin akan lain ceritanya. Saya tidak menyalahkan siapapun atas hal
ini, ini asli kesalahan saya yang sangat amatir. Saya penulis amatir yang
berusaha sebisa mungkin untuk menulis sesuatu yang berguna bagi siapapun yang
membacanya.
Baik, jadikan hari ini sebagai hari pengganti
dimana kelas diperkuliahan ditiadakan untuk sementara. Kerja Praktek, cukup
menyenangkan karena banyak sekali yang bisa saya dapatkan. Klasik bukan?! Hhah,
bahkan saya hanya ingin berbagi cerita dengan keyboard ini. Karena lebih baik
diam daripada bersuara tetapi tak dimengerti. Ya, saya menikmati ini. Menikmati
dunia dimana hanya saya yang mengerti. Maaf, tapi ini bukan keluhan. Saya hanya
ingin bercerita. Saya hanya ingin belajar. Saya hanya ingin mengerti dan paham
bagaimana caranya kita menyampaikan pesan dengan tepat kepada orang lain.
Memilah kata – kata yang tepat untuk menyampaikan pesan itu ternyata tidak
segampang yang saya pikir.
Belajar, tersenyum dan nikmati.
Terima kasih banyak! Mungkin belum sekarang
tetapi suatu saat saya akan menemukan Turning Point saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar