Jumat, 05 Juli 2013

Tolol..


Tidak begitu mengejutkan, semester 4 ini nilai ipk saya turu 0.02. Apa ini karena saya yang tidak bisa fokus terhadap sesuatu? Laki –laki. Ya, alasan yang konyol memang. Saya jadi teringat Tomi, teman SMP saya dulu. Pendek dan sederhana, itulah dia (maaf bila sedikit menyinggung). Beberapa hari menjelang Ujian Nasional Tomi meminta ijin untuk jadian sama saya. Sedikit trippy karena saya selalu menerima orang yang menyatakan perasaannya kepada saya tanpa berpikir terlebih dahulu. Tapi wajarlah bila saat SMP saya sering sekali melakukan hal – hal konyol semacam itu. Dan seminggu setelah saya menerima Tomi sebagai... ya anak SMP bilang itu pacar, saya memutuskan Tomi dengan alasan yang mungkin sangat konyol bagi orang dewasa (mungkin) yaitu dengan alasan saya ingin belajar untuk menghadapi Ujian Nasional dan tidak mau ada yang mengganggu. Cukup konyol bukan?

Dalam hubungan keterbukaan, kejujuran, dan komunikasi itu memang salah satu elemen yang cukup penting bagi setiap pasangan. Akan tetapi banyak orang juga yang bilang bahwa terkadang kejujuran dan keterbukaan akan membawa malapetaka. Bagi sebagian orang juga mengatakan itu lebih gampang daripada melakukan, mtetapi ada sebagian hal juga yang lebih gampang dilakukan daripada dikatakan.

Untuk saling mengerti juga dibutuhkan sesuatu seperti chemistry atau perasaan saling menghargai satu sama lain. Contohnya seperti “saya menyayangi anda, dan saya sangat takut kehilangan anda” kalimat tersebut mungkin sulit dikatakan bagi sebagian orang dan mereka hanya bisa mengungkapkannya dengan cara lain seperti marah, cuek, ketus, atau mungkin benci. Oarnag – oarng seperti itu bukan bodoh, mereka mungkin tidak tau cara yang tepat untuk mengungkapkannya dengan benar. Atau mungkin juga mereka mempunyai caranya sendiri untuk mengungkapkan perasaannya.

Saya, anda, dan mereka, kita mempunyai cara kita masing - masing untuk menyayangi orang yang kita kasihi.  Sabar, berdoa, dan berusahalah untuk selalu belajar dari apapun. Semua cerita pasti mempunyai ending, setiap makhluk yang hidup pasti akan mati. Teresenyum dan syukuri. Sadarilah, masih banyak orang yang mengasihi kita diluar sana dengan hati mreka yang tulus. Saya, anda, dan mereka. Hidup dan mati. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar