Kamis, 20 Maret 2014

Aku dan Hujan

Ini bukan rasa kurang bersyukur karena aku diciptakan sebagai manusia, tapi terkadang aku hanya ingin menjadi hujan.

Banyak yang menyukainya ketika ia datang, tapi tak sedikit juga yang mencaci hingga mengusirnya pergi ketika ia datang. Padahal ia hanya ingin menyentuh keringnya bumi dan menyapa makhluk yang hidup dibawah sini.

Terkadang indah, manis, hangat, dingin, juga ganas. Itulah hujan. Aku berharap aku adalah hujan hari ini. Hari ini hujan terasa hangat dan cantik. Tapi terasa sedikit dingin dan kosong. 

Ada sesuatu yang hilang. Ada sesuatu yang kosong. Hujan, maaf jika aku terkadang mencaci makimu atau mengusirmu. Maaf jika kau pernah tersinggung atas sikapku hujan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar