Cerita Seorang Teman Tentang Kodrat Ada di Posisi
Ini.
"Merasa kotor dan jalang saat mengingat
beberapa kejadian. Kasarnya “gampangan”. Mudah sekali di-seduce. Mereka menyentuh perempuan dengan semaunya, memegang
kendali seakan mereka menggenggam dunia."
"Awal cerita, mereka suguhkan arumanis dalam
kuantitas yang sangat besar. Apa yang terjadi? Kita memakan arumanis yang
mereka suguhkan. Manis dan terasa enak dimulut, tak lupa permen-permen yang tak
kalah manis juga mereka berikan dalam kala yang sangat besar."
"Untuk apa mereka
lakukan itu? tujuannya hanya satu, untuk mendapatkan semua keingingan dan
hasrat mereka dari kita. mengambil intisari yang incar sejak awal.
Mereka akan datang menawarkan bantuan, mereka
menawarkan gula-gula, mereka mengambil intisari. Setelah persediaan gula yang
kita miliki berkurang dan habis, mereka akan mengincar korban baru untuk
dihisap intisarinya."
"Semua terlihat sama sekarang, benar-benar
sama. Terimakasih telah memberi saya pelajaran yang amat penting tentang rasa
sakit, tentang menangisi sesuatu yang sebenarnya tidak teramat penting,
melamuni sesuatu yang konyol, dan tersenyum dibalik kesakitan saat saya harus
berkata terimakasih."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar