Senin, 19 Mei 2014

It’s not over even when it’s over

Saat kamu sudah tak sanggup lagi makan dan menghabiskan makanan itu, kenapa kamu masih saja memaksakan diri untuk memakan makanan itu? oh, mungkin kamu takut ibu memarahi kamu karena menyisakan makanan.

Bertahan itu memang salah satu cara untuk tetap berjalan di kehidupan yang cukup keras bahkan sangat kasar. Tapi saya harus menyerang agar menang, karena tak semua bentuk pertahanan akan membuat kita menang. Mungkin yang harus dipertanyakan adalah apa tujuannya, tujuan kita harus bertahan atau menyerang. Jika sekarang saya sedang bermain basket, saya akan menyerang karena saya tidak akan tinggal diam menunggu lawan menyerang dan masuk pertahanan yang sedang saya buat. Tapi ini bukan permainan basket atau olahraga lainnya, ini permainan hidup yang didalamnya terdapat peraturan yang Tuhan buat dan manusia selalu melanggarnya.

Tirai sekarang benar-benar ditutup. Tanpa pemikiran yang lebih panjang lagi, sutradara benar-benar menutup tirai dari pertunjukan diorama yang selama ini di pertontonkan. Seperti naskah yang sudah diperkirakan, diorama ini berakhir dengan ending perpisahan. Sebentar, apa ada ending dari sebuah cerita yang tidak berbentuk perpisahan? “semua cerita pasti berakhir dengan perpisahan bukan?” pikir sang sutradara. Baiklah, sebenarnya si sutradara bukanlah sutradara sesungguhnya, dia hanyalah astrada alias assisten sutradara. Jadi siapa sebenarnya sang sutradara? Mungkin kalian mengetahuinya setelah kalian menyadari siapa dalang dari wayang-wayang hidup di bumi ini.

Semua cerita akan berakhir dengan perpisahan, garis bawahi itu. Putus cinta, perceraian dan kematian. Semua orang yang mempunyai cerita dengan sesama manusia akan berpisah pada akhirnya. Fakta yang benar-benar jelas ada di pelupuk mata. Jadi, saya sarankan untuk melakukan hal-hal baik dengan manusia lainnya sebelum kamu berpisah dengan mereka. Dan sesungguhnya, tak pernah ada akhir. Bahkan ada kehidupan lain setelah kita mati. Mungkin perpisahan memang akhir, tapi akhir tidak pernah berakhir.


It’s not over even when it’s over.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar