Senin, 26 Agustus 2013

Tempat seperti itu

Hal seperti itu harusnya sudah biasa , tapi ada sesuatu yang membuat sudut pandangnya berubah. Seperti diperkosa di depan umum. Mereka tertawa, dan terlihatlah tawa hinaan. 

Membayangkan mereka tertawa secara slow motion. Menyakitkan. Apa yang bisa dilakukan selain ikut tertawa, toh keadaan ini sering terjadi. Dan tidak ada yang dapat dilakukan selain ikut tertawa. Berharap ada yang membela tapi tak akan pernah ada yang dapat membela. Sakitnya masih terasa. Padahal harusnya terasa biasa.

Tempat ini tidak berubah, masih tetap seperti ini. Memberikan kenyamanan sekaligus kesakitan. Masih seperti dulu ternyata. Sempat terpikir mungkin tempat ini akan berubah tapi masih seperti ini. Meski orang yang  memegangnya telah berbeda, tapi masih tetap seperti dulu.

Mungkin untuk sekarang kita sisihkan kaum dan tempat itu. Mari bersenang – senang dengan kaum dan tempat lain yang mungkin lebih menyenangkan. Tapi hingga saat ini, belum ada tempat seperti itu. Belum ditemukan tempat seperti itu. Tempat yang mungkin tidak akan pernah ditinggalkan. Tempat yang akan membuat seseorang melakukan apapun untuk tetap bisa dia tinggali. Tempat yang mungkin lebih nyaman dari keluarga sendiri.


Jika ada yang mengetahui ada tempat seperti itu, segera beri tahu Monster ini!

Kamis, 22 Agustus 2013

SLUT

Mari sedikit berbagi cerita tentang sesuatu yang tidak baik – baik saja.

Ini tentang suatu organisasi. Organisasi yang ga punya organigram. Organisasi yang hanya ada raja dan beberapa mentri yang memerintah. Yang lain hanya mengikuti. Memakai seragam kerajaan sebagai tanda kalau mereka bagian dari itu. suatu tempat yang mungkin hanya ada satu. Tempat yang mungkin terasa asing, tapi mungkin juga terasa familiar. Tempat ini bisa sangat jahat, bisa juga sangat baik. Tergantung kamu, kamu mau diperlakukan bagaimana oleh orang – orang didalamnya. It’s depand on you.

Tempat ini bisa ngasih saya berjuta rasa, kaya permen nano nano (nano nano mungkin cuma bisa ngasih beberapa rasa, tapi disini saya bisa rasain rasa yang mungkin baru saya temukan). Teman, keluarga, pengganggu, hingga musuh bisa saya dapet disini. Tapi saya ga akan bahas siapa aja musuh dan teman saya. Saya akan bahas tentang sesuatu yang bikin otak saya geli karna mikirin hal koplok ini.

Keluarga itu satu. Salah! Keluarga itu label. Meksi ngaku berazaskan keluarga, ada hal yang menarik disini. Keluarga ini terbagi menjadi beberapa bagian, okeh kita persempit, dua bagian! Yang satu selalu sibuk dengan dunia mereka, yang satunya pun begitu. Berpihak? Saya itu fleksibel. Mana yang menurut saya bener, saya ikut pihak yang itu. tapi masalahnya disini, ga ada yang salah dan ga ada yang bener. Yang satu selalu nyalahin karena yang lain ga mau cape, sedangkan yang lain selalu nyalahin kalau mereka selalu ga dihargai. Mampus!

Ego dan miskomunikasi. Yang satu jarang mengkomunikasikan, yang satu ga mau cape. Ga! Dua – duanya ga mau cape! Gosh! Geli saya liat ini! kadang saya mikir buat pergi dari tempat ini, tapi disisi lain saya pikir saya bisa pura2 ga denger dan ga liat but it is hard. Ditambah banyaknya orang2 yang makin nambah masalah di hidup saya. Kadang cape but it’s life. Untungnya ada beberapa orang2 yang bisa bikin saya ketawa di tempat ini kaya si Hentai Creepy yang ternyata pinter bikin bola2 ubi, atau si raja yang ga pernah dapet selir yang ngaku dirinya Raja Cabulita Hiho, atau si Maria’s Boyfriend yang pastinya bawa peralatan kayu kemanapun dia pergi. Thanks God! But sometimes mereka nyebelin dan ngehe, tapi ngangenin.


Tapi perang tetep aja perang. Dan jujur, saya benci sama kedua kubu ini. saya ga peduli apa yang bakal mereka lakuin, yang pasti saya masih bisa nari di tengah hujan meski sendiri, licin dan basah. Dan satu yang saya tau, jangan pernah memperlakukan sesuatu secara berlebihan, karena suatu hari itu pasti berubah! Jadi sesuatu yang ga pernah kamu harapkan contohnya KEBENCIAN. 

SLUT!

Minggu, 18 Agustus 2013

Ini Bukan Kudeta

Sekarang bukan tentang perang lawan diri sendiri, tapi perang lawan ibu kamu sendiri. Suck kalau kamu sama ibu kamu udah ga sepikiran, perang akhirnya. Kita liat ego siapa yang bakalan menang. Jangan pernah salahin saya karena anda yang udah didik saya sejauh ini. 

Mendidik saya dengan cara anda yang menurut anda paling benar. Saya hanya mengikuti anda, tapi ketika ada aturan anda yang saya pikir suck, maaf, saya akan ambil jalan saya sendiri. Ini bukan kudeta, ini hanya sedikit pemberontakan.

Ga ada yang namanya teman disini, sekutu? Akan saya pikirkan. Meski musuh terbesar dalam hidup manusia itu dirinya sendiri, tapi orang tua itu mungkin bisa jadi musuh secondary kamu. Ini bukan penghasutan tapi hanya sekedar pemikiran.

Percaya itu adalah salah satu point dari social. Gampang percaya itu bahaya, sulit percaya juga bahaya. Jadi, point tengahnya apa. Memang sulit untuk menempatkan sesuatu pada tempatnya, kenapa saya selalu katakan sulit ya, padahal semuanya akan jadi gampang kalau kita me-nyugestikan kepada diri kita kalau itu hal yang sangat mudah. Inilah sifat give up manusia, selalu mengatakan hal ini dan itu sulit.


I'm Ready

Ingat tulisan saya tentang pertama kali praktek kerja? Jika tidak, buka berkas di bulan Juni. Finally, praktek kerja berakhir dan tadaaaa, we were paid. Lumayan. Not much but makes me a little bit happy.

Bukan cuma uang, tapi banyak sekali pelajaran yang bisa saya ambil selama 7 minggu lebih bekerja sebagai translator/penulis artikel untuk perusahaan website itu. tentunya!
Ternyata jadi penulis itu ga gampang. Terkadang kita harus bisa menulis tentang hal yang sama sekali kita ga tau atau kita benci. Sedikit suck but it worth! Saya hampir kehabisan kata – kata ketika tulisan saya di sebut sampah, ga tau harus ngomong apa yang pasti it was hurt! 
Tapi hal itu ga bikin saya berhenti buat nulis sampe detik ini.

Dan ingat! Kerja praktek bareng temen itu tantangan. Ya mungkin aja temen kita kemampuannya lebih atau bisa aja kurang dari kita. Meski saya ngrasa paling bego diantara temen – temen saya yang lain, tapi saya ngrasa paling rajin karena ga pernah sekalipun saya absen dari tempat kerja. Itulah, saya beruntung jadi orang yang ga terlalu pinter dan ga terlalu bego. Beruntung karena artikel yang saya hasilkan lebih banyak dimuat di website. I guess! If I’m wrong, just hit me!

Kerja sebagai tim, okeh, ini yang sedikit saya benci. Kita disamakan meski berbeda. Damn! Sedikit menyesal tapi ini pelajaran penting. Sangat amat penting. “semakin kita nolak, semakin kita ga bisa ngehindar” yup! Ini idiom yang bener – bener tepat buat hal ini. bekerja sama dengan orang – orang yang kita hindari. Bukan kita benci, tapi kita hindari. Semakin kita ga mau deket, semakin melekatlah mereka. Tapi apa boleh buat, yang ada dipikiran saya hanya “kenapa tidak kita manfaatkan saja orang – orang ini..” itu bukan niat jahat tapi sedikit tips jika kamu ga mau berada di lingkaran setan dimana kamu terjebak bersama orang – orang yang kamu hindari.

Dunia kerja, I’m ready for this! Meski itu hanya pengalaman yang mungkin jauh dari cukup, but I will be ready for that. Saya akan segera keluar dari gerbang itu. Tersisa beberapa moment yang ga boleh saya lewatkan. Cukup untuk bermain – main! Ini saatnya untuk memakai sepatu berhak, berjalan layaknya orang dewasa dan tersenyum anggun, elegan  hingga memberikan kepercayaan kepada siapapun yang menatap.

World! I’m ready for that! The real life is beginning! The war is coming! I’m going to be a winner! J

I can and I will...


Ayam

Bukan ayam kampus, tapi ayam. Yup! Binatang ini... lucu! Orang lain khususnya perempuan pasti lebih milih kucing atau binatang lain buat dijadiin peliharaan. Tapi guys... ayam itu lebih bawa untung tau ga daripada kucing, deminyah! Makanya saya saranin buat meliharaha ayam.

Sempet ga kamu merhatiin cara jalan ayam, coba deh perhatiin kali kali! Cara mereka jalan tuh anggun dan elegan banget tau ga, serius! Berseni meski mereka boker dimana aja. Ayam betina itu lebih anggun daripada ayam jantan. Dengan bulu yang lebih ngembung, ayam betina keliatan lebih mahal dan so cantik, yaa meski ayam jantan lebih mahal harganya daripada yang betina kalau udah gede.

Kaki kekuningan menunjukan mereka keturunan ayam cendana, sedangkan ayam yang cekernya item, melambangkan kalau mereka ayam biasanya aja. Tapi jangan jugde semua ayam yang cekernya item itu ayam miskin bro, karena ada ayam cemani yang sorry bukan rasis tapi emang ayam negro alias item sebadan badan bro tapi kaya, soalnya mereka punya daya jual yang lumayan tinggi. Antik banget ga sih, coba deh pikir, ayam warnanya item sebadan – badan, sangat amat antik bro.

Selain warna, ada juga ukuran badan. Pasti tau dong sama ayam kate, pendek dan suaranya bro... kate! nah uniknya, si kate itu kemasuk kegolongan ayam ningrat soalnya mahal. Maklum, ayam hias. Tapi semua ayam emang jalannya anggun. Meski pendek, tapi bro si kate ini lucu dan cute! Percaya deh. Beda lagi sama ayam pelung atau bangkok atau ayam yang diciptain buat di adu – aduin sama makhluk sejenisnya. Kasian. Tinggi dan gagah! Rata-rata emang jantan soalnya kan ribet kalau yang di aduin ayam betina, bisa jenggut – jenggutan atau engga adu mulut mereka. Kalau cowo mah kan rame, ampe bedarah darah gitu kalau di adu. Ga jauh lah, manusia juga khususnya cowo, beberapa cowo maksudnya suka maen hantem hantem aja ga pake mikir kalau udah di adu. Sorry, no offense.


Mereka itu sama kaya peliharaan lainnya kalau kamu pinter2 nglatih mereka. Ayam itu pendengar yang sangat baik, coba deh kamu ngobrol atau engga curhat sama ayam yang udah deket sama kamu, pasti mereka dengan setianya diem dengerin kamu curhat. Hhah.. saya kangen ayam – ayam itu. mereka pasti udah pada disurga. Semoga kalian bahagia teman – teman. 

Dan finally berakhir...

Menempatkan sesuatu pada porsinya itu ternyata perlu teori dan metode, itu hanya buat sebagian orang aja. Untuk mereka yang selalu berpikir kalau semua masalah itu harus diselesaikan dengan metode dan berdasarkan teori – teori yang mereka percaya ampuh untuk menyelesaikan itu semua.

Sebenarnya ga perlu mencari teori dan metode paling bagus dan tepat untuk menyelesaikan semua , masalah seperti itu hanya perlu satu jalan pemecahan yang paling ampuh, “komunikasi”. Hal yang sangat simpel  bukan?
Ini bakalan berakhir kan? Ya pasti berakhir, hanya saja akhiran seperti apa yang kita inginkan dan harapkan itu tak selalu menjadi kenyataan.   


Dan finally berakhir...

Kisah Triangle Love Mr.R, Mr.S dan Lady A

Mr.R adalah pria pecinta yang rela melakukan apa saja demi wanita yang ia sukai. Dan Mr.S adalah sahabat ia sedari kecil, bisa kita katakan dimana ada Mr.R disitu ada Mr.S. Suatu hari Mr.S memiliki kekasih dan Mr.R marah dan sangat membenci kekasihnya karena dia merasa Mr.S telah lupa akan dirinya, sahabatnya. Mungkin lebih tepatnya cemburu karena sedikit dilupakan.

Mereka benar – benar tak terpisahkan tapi suatu hari datanglah dimana kepercayaan dan persahabatan mereka hancur karena suatu makhluk bernama wanita.
Lady A adalah gadis sederhana, polos yang sedikit kekanak kanakan, apa adanya dan naif. Mr.R jatuh cinta padanya dan rela melakukan apapun demi gadis ini. Mr.R bahkan rela menjadi orang yang mengantar Lady A kemanapun dia pergi. Menjadi guru, menjadi kakak, bahkan menjadi ayah yang selalu ada untuk Lady A. Apapun yang Lady A butuhkan, apapun yang Lady A inginkan Mr.R selalu berusaha untuk memenuhinya. 

Beberapa kesempatan Mr.R mencoba meminta jawaban atas semua yang sudah ia lakukan dan selalu berusaha meyakinkan sang Lady jika Mr.R bisa jadi apapun yang Lady inginkan. Tapi Lady selalu meminta perpanjangan waktu untuk menjawab itu semua. Dibalik permintaan perpanjangan waktu itu, ternyata si Lady ini bermain main dengan sahabat Mr.R, ya! Mr.S pun sama sekali tidak menolak dengan situasi yang datang menghampirinya. Disamping itu, si Lady juga membuat suatu kudeta dengan beberapa teman – teman Mr.R, cukup jahat bukan. Polos dan naif. Ternyata dia adalah gadis penuh kejahatan.

Setelah memanfaatkan Mr.R, dia menarik Mr.S dalam permainannya. Dia mengaku bahwa ingin melepaskan diri dari Mr.R yang selalu mengekangnya melebihi orang tuanya sendiri. Mr.R memang tipe orang pemaksa, tidak peduli apapun yang menghalanginya untuk memiliki si Lady. Bahkan Lady mengaku jatuh cinta pada Mr.S, meski sedikit canggung pada awalnya tetapi Mr.S tidak menolak dan akhirnya mereka menikmati situasi itu. Beberapa teman kepercayaan Mr.S sudah mengetahui apa yang terjadi antara ia dan si Lady, tapi belum dengan Mr.R.

Saling menusuk dari belakang dan saling berlomba untuk tetap bertahan di lingkaran kemunafikan.
Mr.S berkata, bahwa apa yang Mr.R lakukan sangat amat berlebihan. Sangat amat memaksakan kehendaknya yang jauh dari kemungkinan. Tapi tidak ada yang dapat menghentikan Mr.R, bahkan sahabatnya sendiri sudah menyerah untuk membantu sahabatnya itu dan malah menikmati permainannya dengan si Lady.

Si Lady A-pun tidak bisa menegaskan bahwa ia jelas – jelas menolak dan membenci situasi itu, dan piciknya ia malah memanfaatkannya. Caranya lari yaitu dengan bermain dengan Mr.S, sangat amat tidak bertanggung jawab. Mereka bertiga terjebak dalam permainan yang membuat mereka terluka, mungkin tidak semua yang merasa dirugikan karena si Lady A lebih banyak mendapat keuntungan dari permainan ini. It was really mean!

Mr.R bercerita bahwa dia tidak bersalah dan hanya di butakan oleh cinta. Sahabatnya yang dia pikir 100% bersalah karena telah menusuknya dari belakang, merebut orang yang ia kasihi dan menghancurkan persahabatannya. Tidak heran, karena mereka semua tidak ada yang mau disalahkan.


Suatu hari, Mr.S-pun sudah lelah bermain dan akhirnya terkuaklah permainan kotor yang ia lakukan dengan si Lady. Mr.R tidak bisa menerima itu lalu hilanglah kepercayaan mereka. Sekarang, Mr.S dan si Lady menghilang dari panggung, tersisa Mr.R yang masih berlalu lalang diatas panggung dimana penonton dapat melihatnya. Kemana mereka berdua, sama sekali tidak ada yang tau. Mereka bertiga adalah contoh dari orang – orang yang terkadang melakukan sesuatu yang sedikit memuakkan. Ini bukan hinaan, tapi sedikit cacian. Karena mereka hidup dalam kemunafikan yang menjerumuskan mereka ke dalam lingkaran kejahanaman.