Minggu, 18 Agustus 2013

Kisah Triangle Love Mr.R, Mr.S dan Lady A

Mr.R adalah pria pecinta yang rela melakukan apa saja demi wanita yang ia sukai. Dan Mr.S adalah sahabat ia sedari kecil, bisa kita katakan dimana ada Mr.R disitu ada Mr.S. Suatu hari Mr.S memiliki kekasih dan Mr.R marah dan sangat membenci kekasihnya karena dia merasa Mr.S telah lupa akan dirinya, sahabatnya. Mungkin lebih tepatnya cemburu karena sedikit dilupakan.

Mereka benar – benar tak terpisahkan tapi suatu hari datanglah dimana kepercayaan dan persahabatan mereka hancur karena suatu makhluk bernama wanita.
Lady A adalah gadis sederhana, polos yang sedikit kekanak kanakan, apa adanya dan naif. Mr.R jatuh cinta padanya dan rela melakukan apapun demi gadis ini. Mr.R bahkan rela menjadi orang yang mengantar Lady A kemanapun dia pergi. Menjadi guru, menjadi kakak, bahkan menjadi ayah yang selalu ada untuk Lady A. Apapun yang Lady A butuhkan, apapun yang Lady A inginkan Mr.R selalu berusaha untuk memenuhinya. 

Beberapa kesempatan Mr.R mencoba meminta jawaban atas semua yang sudah ia lakukan dan selalu berusaha meyakinkan sang Lady jika Mr.R bisa jadi apapun yang Lady inginkan. Tapi Lady selalu meminta perpanjangan waktu untuk menjawab itu semua. Dibalik permintaan perpanjangan waktu itu, ternyata si Lady ini bermain main dengan sahabat Mr.R, ya! Mr.S pun sama sekali tidak menolak dengan situasi yang datang menghampirinya. Disamping itu, si Lady juga membuat suatu kudeta dengan beberapa teman – teman Mr.R, cukup jahat bukan. Polos dan naif. Ternyata dia adalah gadis penuh kejahatan.

Setelah memanfaatkan Mr.R, dia menarik Mr.S dalam permainannya. Dia mengaku bahwa ingin melepaskan diri dari Mr.R yang selalu mengekangnya melebihi orang tuanya sendiri. Mr.R memang tipe orang pemaksa, tidak peduli apapun yang menghalanginya untuk memiliki si Lady. Bahkan Lady mengaku jatuh cinta pada Mr.S, meski sedikit canggung pada awalnya tetapi Mr.S tidak menolak dan akhirnya mereka menikmati situasi itu. Beberapa teman kepercayaan Mr.S sudah mengetahui apa yang terjadi antara ia dan si Lady, tapi belum dengan Mr.R.

Saling menusuk dari belakang dan saling berlomba untuk tetap bertahan di lingkaran kemunafikan.
Mr.S berkata, bahwa apa yang Mr.R lakukan sangat amat berlebihan. Sangat amat memaksakan kehendaknya yang jauh dari kemungkinan. Tapi tidak ada yang dapat menghentikan Mr.R, bahkan sahabatnya sendiri sudah menyerah untuk membantu sahabatnya itu dan malah menikmati permainannya dengan si Lady.

Si Lady A-pun tidak bisa menegaskan bahwa ia jelas – jelas menolak dan membenci situasi itu, dan piciknya ia malah memanfaatkannya. Caranya lari yaitu dengan bermain dengan Mr.S, sangat amat tidak bertanggung jawab. Mereka bertiga terjebak dalam permainan yang membuat mereka terluka, mungkin tidak semua yang merasa dirugikan karena si Lady A lebih banyak mendapat keuntungan dari permainan ini. It was really mean!

Mr.R bercerita bahwa dia tidak bersalah dan hanya di butakan oleh cinta. Sahabatnya yang dia pikir 100% bersalah karena telah menusuknya dari belakang, merebut orang yang ia kasihi dan menghancurkan persahabatannya. Tidak heran, karena mereka semua tidak ada yang mau disalahkan.


Suatu hari, Mr.S-pun sudah lelah bermain dan akhirnya terkuaklah permainan kotor yang ia lakukan dengan si Lady. Mr.R tidak bisa menerima itu lalu hilanglah kepercayaan mereka. Sekarang, Mr.S dan si Lady menghilang dari panggung, tersisa Mr.R yang masih berlalu lalang diatas panggung dimana penonton dapat melihatnya. Kemana mereka berdua, sama sekali tidak ada yang tau. Mereka bertiga adalah contoh dari orang – orang yang terkadang melakukan sesuatu yang sedikit memuakkan. Ini bukan hinaan, tapi sedikit cacian. Karena mereka hidup dalam kemunafikan yang menjerumuskan mereka ke dalam lingkaran kejahanaman. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar