Satu tahun kemarin, tepatnya tanggal 1
Desember. Seseorang datang membawa boneka dan mengalungkan tas kecil Elmo yang
didalamnya terdapat sebungkus chacha, butiran – butiran coklat penuh
kebahagiaan bagi sebagian anak – anak. Dia memberikan tangannya yang selalu
hangat dan mengajak si anak ini ke tempat paling gelap dan menakutkan.
Dia berkata “Orang dewasa itu mengajarkan
kepada anak kecil untuk tidak takut apapun”. Dia bertingkah seperti orang
dewasa yang sedang mengajarkan anak kecil untuk tidak takut apapun, salah
satunya gelap.
Beberapa saat setelah itu, dia membawa 450
bintang dengan 8 bintang tersenyum di dalamnya. Pertanyaannya, kenapa harus 8
bintang yang dia beri gambar senyuman. Dia berkata “Angka 8 itu adalah angka
yang anak kecil itu benci, jadi aku akan membuat anak kecil itu selalu
tersenyum dalam keadaan yang dia benci”.
Kenangan itu memang terkadang menyenangkan
terkadang juga menyebalkan. Seorang gadis pernah bertanya kepada orang dewasa
yang sepenuhnya belum dewasa, “Harus kita perlakukan seperti apa sebuah
kenangan?”. Dia menjawab, “Jadikan itu sebuah pengalaman bila buruk jadikan itu
sebuah harta bila indah”. Dan semenjak saat itu, si Gadis memperlakukan semua
kenangan buruk sebagai sebuah pengalaman dan kenangan indah sebagai harta untuk
hidupnya yang mungkin suatu saat akan dia bongkar dan dia berikan kepada orang
lain.
Semua memori yang terekam dengan dengan jelas
tidak mungkin hilang dengan mudah. Sulit untuk melupakan sesuatu yang sudah
melekat dengan ingatan. Tersimpan dan trekunci rapat di dalam brangkas
penyimpangan memori di dalam otak.
Mari kita kumpulkan harta dan pengalaman
sebanyak mungkin. Memperkaya diri bukan hanya dengan materi kan?!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar