Senin, 02 Desember 2013

Satu Tahun Kemarin



Satu tahun kemarin, tepatnya tanggal 1 Desember. Seseorang datang membawa boneka dan mengalungkan tas kecil Elmo yang didalamnya terdapat sebungkus chacha, butiran – butiran coklat penuh kebahagiaan bagi sebagian anak – anak. Dia memberikan tangannya yang selalu hangat dan mengajak si anak ini ke tempat paling gelap dan menakutkan.

Dia berkata “Orang dewasa itu mengajarkan kepada anak kecil untuk tidak takut apapun”. Dia bertingkah seperti orang dewasa yang sedang mengajarkan anak kecil untuk tidak takut apapun, salah satunya gelap.

Beberapa saat setelah itu, dia membawa 450 bintang dengan 8 bintang tersenyum di dalamnya. Pertanyaannya, kenapa harus 8 bintang yang dia beri gambar senyuman. Dia berkata “Angka 8 itu adalah angka yang anak kecil itu benci, jadi aku akan membuat anak kecil itu selalu tersenyum dalam keadaan yang dia benci”.

Kenangan itu memang terkadang menyenangkan terkadang juga menyebalkan. Seorang gadis pernah bertanya kepada orang dewasa yang sepenuhnya belum dewasa, “Harus kita perlakukan seperti apa sebuah kenangan?”. Dia menjawab, “Jadikan itu sebuah pengalaman bila buruk jadikan itu sebuah harta bila indah”. Dan semenjak saat itu, si Gadis memperlakukan semua kenangan buruk sebagai sebuah pengalaman dan kenangan indah sebagai harta untuk hidupnya yang mungkin suatu saat akan dia bongkar dan dia berikan kepada orang lain.
Semua memori yang terekam dengan dengan jelas tidak mungkin hilang dengan mudah. Sulit untuk melupakan sesuatu yang sudah melekat dengan ingatan. Tersimpan dan trekunci rapat di dalam brangkas penyimpangan memori di dalam otak.

Mari kita kumpulkan harta dan pengalaman sebanyak mungkin. Memperkaya diri bukan hanya dengan materi kan?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar