Tak ada hari
tanpa khayalan!
Kemarin saat matahari mulai naik
dan sinarnya baru sedikit menyentuh badan si anak petani yang sedang berdiri
melamun sambil mendengarkan lagu ber-Harmoni, pikirannya melayang jauh dan
membayangkan tangan seseorang tiba-tiba memegang tangan kanannya dan seseorang
yang lain memegang tangan kirinya. Tangan kedua orang itu terasa hangat dan tak
asing bagi si anak petani. Tiba-tiba ia melihat dirinya yang kecil ditengah dua
orang yang sedang menggenggam tangan yang kecil dan mungil itu. Dilihatnya ia
yang tersenyum polos dan penuh kebahagiaan memegang tangan kedua orang dewasa
dikedua sampingnya. ‘kapan aku akan tersenyum murni dan polos seperti itu?
Mungkin aku pernah tersenyum seperti itu, tapi kau lupa bagaimana rasanya
tersenyum seperti itu…’pikirnya melayang membayangkan ilusi yang ia lihat
didepan matanya. Bayangan itu terasa nyata tapi kosong. Ini bodoh! Membayangkan
sesuatu yang tidak ada… khayalan macam apa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar