Bapak berkepala
botak itu terus berbicara secara perlahan dan nadanya bicara membuat orang –
orang mengantuk semakin tenggelam dalam kantuknya. Orang – orang itu membuat
seseorang tertawa sinis.
Mereka menganggap diri mereka paling benar, tapi
sebenarnya tidak. Bersikap baik supaya dianggap baik oleh orang lain. Itu
sangat busuk dan menjijikan. Saat mereka bersikap seperti itu, mereka terlihat
seperti unta yang kelaparan dan kehausan. Lihat wajah – wajah itu.
Menutup mata dan
telinga seolah olah mereka tidak ada. Itu sangatlah perbuatan yang salah.
Menganggap orang lain lebih rendah dari kita, that’s so lame! Seseorang berkata
“hiduplah sebaik – baiknya se akan akan kau akan mati esok hari”
Tulisan ini datang saat translation berlangsung...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar