Rabu, 23 Januari 2013

“Bermimpilah sesukamu”


“Bermimpilah sesukamu”

Itulah yang ingin Si Tengil sampaikan kepada sang anak petani ketika sang anak petani mengeluh tentang hidupnya. Apalah daya si tengil hanya bisa diam dan menyimpannya dalam hati sambil berpikir bagaimana cara menyampaikannya. Secara logika impian sang anak petani memang terasa tak mungkin untuk diwujudkan. Memutar balikan waktu mengembalikannya ke waktu dimana dia bisa tertawa sambil menggemgam tangan orang dewasa berjalan di suatu tempat yang indah dan mendapatkan apa yang dia inginkan. Namun si tengil telah berjanji bahwa dia akan berusaha untuk memenuhi setiap keinginan dari si anak petani.

Lalu si tengil mendapatkan ide untuk mewujudkan impian sang anak petani. Mengajaknya berjalan sambil menuntun tangannya di tempat yang tidak begitu indah, bertingkah seperti orang dewasa pada sang anak petani, membekalinya dengan tas kecil berisi makanan favoritnya dan memberi sebuah benda yang mengingatkan sang anak petani tentang masa kecil yang ia idamkan. Memang sangat jauh dari apa yang dibayangkan. Tapi si tengil hanya ingin sang anak petani tahu bahwa jangan takut untuk mewujudkan impianmu karena mewujudkan impian sang anak petani adalah impian terbesar dari si tengil.
Laboratorium Telematika, 29 November 2012
                                                                                                                 

                                                                                                  Si Tengil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar