“Bermimpilah
sesukamu”
Itulah yang ingin
Si Tengil sampaikan kepada sang anak petani ketika sang anak petani mengeluh
tentang hidupnya. Apalah daya si tengil hanya bisa diam dan menyimpannya dalam
hati sambil berpikir bagaimana cara menyampaikannya. Secara logika impian sang
anak petani memang terasa tak mungkin untuk diwujudkan. Memutar balikan waktu
mengembalikannya ke waktu dimana dia bisa tertawa sambil menggemgam tangan
orang dewasa berjalan di suatu tempat yang indah dan mendapatkan apa yang dia
inginkan. Namun si tengil telah berjanji bahwa dia akan berusaha untuk memenuhi
setiap keinginan dari si anak petani.
Lalu si tengil
mendapatkan ide untuk mewujudkan impian sang anak petani. Mengajaknya berjalan
sambil menuntun tangannya di tempat yang tidak begitu indah, bertingkah seperti
orang dewasa pada sang anak petani, membekalinya dengan tas kecil berisi
makanan favoritnya dan memberi sebuah benda yang mengingatkan sang anak petani
tentang masa kecil yang ia idamkan. Memang sangat jauh dari apa yang
dibayangkan. Tapi si tengil hanya ingin sang anak petani tahu bahwa jangan
takut untuk mewujudkan impianmu karena mewujudkan impian sang anak petani
adalah impian terbesar dari si tengil.
Laboratorium Telematika, 29 November 2012
Si
Tengil
Tidak ada komentar:
Posting Komentar