Saya harus dewasa, orang – orang disekitar saya tersakiti dan menangis
serta merasa kesal bila berinteraksi dengan saya. Saya harus berubah dari
sekarang. Mungkin dimulai dari diam untuk merenung. Seseorang bilang, saya
menyebalkan dan bodoh karena selalu merasa benar. Iya, semua keadaan dan apa
yang saya alami membuat saya bersikap seperti ini. Dan hanya saya yang mungkin
tau alasan kenapa saya bisa bersikap seperti ini. Bersikap salah dan membuat
orang lain tergangggu dengan keberadaan saya, kapan saya akan berhenti.
Ini sangat fatal, benar- benar fatal. Setelah diam saya tidak akan banyak
bicara. Ini keadaan paling buruk yang pernah saya alami, yaitu dimana banyak
orang merasa terganggu dan tersakiti karena apa yang saya lakukan, termasuk
orang yang paling saya sayang, ibu saya sendiri. Amarah dan kekecewaan saya
membuat saya menutup mata dan tidak peduli atas apa yang dia lakukan terhadap
saya selama ini. Sangat fatal dan bodoh.
Saya benar – benar harus memperbaiki ini, semua ini. Umur saya sebentar lagi
sudah tidak belasan lagi, dan sekali lagi, saya harus bersikap dewasa karena
dengan begitu saya akan hidup dengan nyaman tanpa harus melihat orang – orang
merasa terganggu dan sakit karena kelakuan saya yang kekanak kanakan ini.
Tua itu pasti, dewasa itu pilihan. Dan saya memilih untuk dewasa sekarang
meski mungkin sulit kelihatannya tapi saya akan berusaha sekeras mungkin untuk
bersikap dewasa dan matang dalam melakukan sesuatu, berpikir jauh kedepan dan
meng-arrange semuanya dengan sistematis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar