H-1 menjelang pertambahan
tahun. Saya selalu ingin menulis saat saya merasa tidak ada yang bisa teriaki. Menulis
apa yang kau pikirkan itu menyenangkan buat saya. Seperti seorang penulis
skenario yang menulis script untuk difilm-kan, berimajinasi seakan akan
khayalan itu benar – benar terjadi.
Saya sama sekali tidak menyukai kekerasan,
apapun bentuknya saya sangat membenci hal itu. Bila mereka merasa puas telah
membalas mata dengan mata, apa saya harus puas saat nyawa dibayar oleh nyawa?
Itu terdengar adil tapi ketidakpedulian mereka membuat saya sadar, manusia
memang makhluk sosial tetapi mereka terkadang membutuhkan waktu untuk sendiri
dan menikmati dunia mereka dengan kesenangan mereka sendiri.
Pepatah bilang “siapa lagi
yang akan peduli pada dirimu selain dirimu sendiri!” kau harus benar – benar
sadar bahwa hanya kau sendiri yang mampu mengambil semua keputusan dan hanya
kau yang mampu menentukan ke arah mana kakimu akan berjalan.
Mungkin ini semua tentang
kesendirian dan harapan akan kehilangan sepi yang menahun atau tidak henti
hentinya menyerang dirimu setiap waktu sekalipun di tengah keramaian. Mencoba
menghibur diri ditengah keramaian yang terasa sepi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar